20 Desember 2010

Saya terharu, hati saya menangis.

Tadi malam Garuda menang lagi. Lewat tendangan Gonzales telah mengubah kedudukan 1-0 untuk Indonesia sampai pluit terakhir ditiup wasit. Kemenangan ini telah memenuhi seluruh harapan rakyat Indonesia.

Saya terharu melihat begitu relanya rakyat kita antri demi untuk memperoleh maksimal 5 lembar tiket yang bisa mereka beli. Begitu terasa cinta akan negara ini dan demi menunjukkan kecintaan itu mereka rela harus mengeluarkan uang yang mungkin harus mereka kumpulkan dari cucuran keringat mereka.

Dan hati saya menangis, saat mendengar berita di TV, bahwa presiden kita dan rombongannya mendapatkan tiket gratis saat menonton pertandingan tersebut. Sungguh ini sangat menyedihkan. Mengapa harus diterima tiket gratisnya?

Lihatlah, cucuran keringat para pemain, mereka harus mandi keringat untuk mempersembahkan kemenangan itu bagi kita semua. Lihatlah Moh Nasuha walau luka dikepalanya dan harus dibalut dengan perban, bermain dengan gemilang dan menggunakan kepalanya yang cedera itu untuk menyundul bola demi menyelamatkan gawang Markus yang sudah kosong.

Apakah permainan itu layak ditonton secara gratis?
Apakah tidak malu dengan rakyat yang rela antri dan membayar ?
...........................................................................................
...........................................................................................
...........................................................................................


0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda