18 November 2010

Kurban dan Syukur

Kurban dan Syukur

Waktu kecil, waktu belajar ngaji, ada 3 surah yang pasti semua anak bisa menghapalnya. Yang pertama Surah al-Fatihah, lalu Qulhuwallah dan terakhir Surah Al-Kautsar. Inna a'thaina kalkausar Pasollili rabbika wanhar innasya niaka wuhalab'tar.

Si Bungsu yang baru saja belajar ngajipun demikian, Qulhuwallah dan Inna a'thaina sudah dihapalnya dan menjadi surah favorit yang dibaca sewaktu shalat sendirian.

Mungkin Allah sengaja membuat 2 surah ini pendek, sehingga gampang dihapal. Walaupun pendek, tapi ke 2 surah ini mengandung pesan tentang keimanan dan pelaksanaannya. Coba silahkan anda simak arti kedua surah tersebut. Yang pertama berisi tentang TAUHID. Mengesakan Allah, meniadakan Tuhan yang lain selain Allah.

Surah ke 2, berisi perintah mendirikan shalat dan berkurban, sebagai wujud dari kesyukuran nikmat-nikmat yang Allah telah berikan.

Ada yang menarik dan perlu menjadi perhatian kita semua, Allah mensejajarkan BERKORBAN dan SHALAT. Pada surah Al-Kautsar ini dipergunakan kata " dan ". Jadi hakekat seorang muslim yang bersyukur adalah Shalat dan Berkurban.

Keberadaan kata "dan" berarti orang yang shalat belum sepenuhnya bersyukur jika tidak berkurban. Bagaimana dengan anda? Apakah tahun ini anda juga menyembelih hewan kurban?

Jika belum? Mengapa?
Apakah terlalu mahal harga seekor kambing dibanding dengan nikmat yang telah Allah berikan selama setahun?
.........................
.........................
.........................
Mari berkurban agar kita tidak masuk golongan orang yang tidak tahu bersyukur yang diancam Allah dengan siksa yang amat pedih.

Allahu Akbar
Allahu Akbar
Allahu Akbar
Walillahil hamdu.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda